Hanya sedikit udara yg bisa kuhirup, sesak tetapi menyenangkan. Kenyal.“Suka, Thomas?” Aku mengangguk.“Tunjukkan bahwa kamu suka. Bokep Ada segaris kebasahan terselip membayg di bagian tengah segitiga itu. Pesona yg membutuhkan sanjungan serta pujaan.“Periksalah, Thomas. Ia memang menawan sebab sepasang bola matanya sewaktu-waktu bisa bernar-binar, atau menatap dgn tajam. Aku menengadah.“Kurang jelas, Thomas?” Aku mengangguk.Bu Tiara tersenyum nakal sambil mengusap-usap rambutku. “Hmm.. Kami saling menatap. Terasa sangat berat menjawab pertanyaan sederhana itu. Tiba-tiba saja Mbak Tiara merapatkan kedua pahanya sambil menarik rambutku.“Nanti ada yg melihat baygan kita dari balik kaca. Sebagai gantinya, kedua tangan Bu Tiara menjambak rambutku. Bu Tiara tersenyum sambil menatap mataku.“Mengapa?” Aku membisu.




















