Kucari dua gundukan itu, lalu kuremas-remas setelahkudapatkan.Motor kami masih berjalan pelan menyusuri jalan Borobudur – Magelang.Kendaraan lain hanya terkadang lewat, suasana alam cukup mendukung keberadaankami untuk berduaan saja.Setelah beberapa menit, langit semakin menghitam, sementara Enno mulaimenggeliat sembari mendesis-desis kecil. Bokepindonesia Saat itu aku yakin, walau kubawa kemanapun dia tidak akan menolak. Kamipulang dengan wajah sangat bahagia. Karena arah Magelang – Muntilan adalahjalan utama, kami menghentikan aktifitas kami yang cukup melelahkan perasaandan tenaga tersebut.Kupacu sepeda motorku sampai di Blabag (sebelun Muntilan) kubelokkan stang kekiri mendaki menuju arah gunung Merapi. Terasa ada gemuruh, entah di dalam dada, entah diluar sana geledek yang lewat.Seiring dengan beriramanya hujan yang makin menderas, secara refleks kepalakami saling menyongsong, bibir kami saling berpagut.., lama dan mesra.




















