Tapi pandangan matanya membuatku terpaku. Kemudian ia bergerak. Bokep Tobrut Jalanan tampak lengang. Persetubuhan pertamaku. Aku memandangi jemarinya yang menyusup masuk dengan rasa senang yang aneh. “aku ingin mengecupmu.”
Kutatap ia dengan alis berkerut. Ia membalas pagutanku dengan gerakan mengulum yang lembut. Lalu secara tiba-tiba kekakuannya berubah menjadi sebuah senyuman tipis. Aku menepikan mobil dan menginjak rem. Ia hanya balas menatapku dengan alis terangkat seolah mengulangi pertanyaan yang baru diajukannya. Mungkin aku sedang bermimpi, saat kudengar ia bersenandung seolah menidurkanku. “Apa yang akan terjadi selanjutnya?” tanyaku lirih. Beberapa jam yang lalu aku masih melihat tawa di wajahnya, senyumnya.




















