“Tangan atau, kamu yang terpesona oleh kecantikannya” sindir Dina. “Boleh-boleh… Lagian aku sendirian kok” sahuntuku meyakinkan. Bokepindonesia Dan kebetulan aku bersama teman-temanku bermain musik akustik di cafe itu setiap 3 kali seminggu. “Maaf Diet.. “Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. Setelah aku menyanyikan beberapa lagu dan mendapat sambutan yang cukup meriah dari pengunjung malam itu. Suasana cafe malam itu sangat special buat diriku, karena kedatangan orang yang sering aku khayalkan setiap saat di tempat yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Ketika selesai acara, aku pamit kepada teman-teman band, kalau aku ingin menemui Ananda dan kedua orang tuanya.




















